Pemerintah Desa Batulayar Barat Gelar Mediasi Antara Komunitas Villa Perbukitan dan Pemilik Warung Pantai Batubolong Duduk
Batulayar Barat, 13 Agustus 2025 — Pemerintah Desa Batulayar Barat, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat, memfasilitasi mediasi ketiga antara Komunitas Villa Perbukitan dan pemilik warung di Pantai Dusun Batubolong Duduk. Mediasi tersebut terkait keluhan kebisingan yang disampaikan warga perbukitan Kampung Duduk. Sebelumnya warga diwilayah perbukitan kampung Duduk mengeluhkan suara musik dan karaoke dengan volume tinggi, yang diduga berasal dari area Pantai Duduk serta sejumlah warung di tepi pantai.
Mediasi yang berlangsung di Kantor Desa Batulayar Barat pada pukul 09.30 WITA ini membahas kelanjutan polemik suara bising musik di area pantai.
Pertemuan dipimpin langsung oleh Kepala Desa Batulayar Barat, Marjuni, serta dihadiri oleh Kasi Trantib Kecamatan, Kepala Dusun Batubolong Duduk, RT 02 Batubolong Duduk, Pemilik/Pengelola warung pantai, perwakilan Komunitas Villa Batavia dan Villa The Studio, Babinkamtibmas Desa Batulayar Barat, Kanit Reskrim, serta Intel Polsek Batulayar.
Suasana mediasi berjalan cukup kondusif, dengan kedua belah pihak saling menyampaikan pandangan, keluhan, serta masukan.
Dari hasil mediasi, disepakati beberapa poin penting diantaranya: (1). Pihak Villa Batavia meminta agar suara sound diatur volume dan jam operasinya, yang kemudian Pemilik warung bersedia mengatur volume dan jam operasi di hari Minggu mulai pukul 10.00 WITA. (2). Kepala Desa Batulayar Barat meminta pihak Villa Batavia tidak menampilkan nama warga atau pedagang secara tidak sesuai di media sosial, khususnya di akun Facebook “Duduk Batulayar” dan media lainnya, yang selanjutnya disetujui Pihak Villa Batavia dan bersedia memberikan klarifikasi kepada media yang telah mempublikasikan terkait permasalahan suara bising tersebut.
Pemerintah Desa Batulayar Barat berharap Mediasi ini menjadi titik temu untuk menciptakan suasana kondusif dan menjaga keharmonisan antara pemilik usaha di kawasan pantai dengan komunitas villa perbukitan. Dengan adanya kesepakatan yang dicapai, diharapkan ke depan tidak lagi terjadi gesekan serupa.